Mutu Institute dan Pesantren Al Amin Dumai Selenggarakan Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit

waktu baca 2 menit
Meningkatkan kompetensi para pekebun sawit melalui dana CSR Mutu International, Mutu Institute bekerjasama dengan Pesantren Al Amin Dumai menyelenggarakan kegiatan pelatihan teknis budidaya kelapa sawit. (Foto : ist).

Diksi.net, Riau – Dalam rangka peningkatan kualitas SDM perkebunan kelapa sawit, termasuk meningkatkan kompetensi para pekebun sawit melalui dana CSR Mutu International, Mutu Institute bekerjasama dengan Pesantren Al Amin Dumai menyelenggarakan kegiatan pelatihan teknis budidaya kelapa sawit.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari yakni pada Jumat hingga Sabtu (10-11/1/25) di Dumai, Provinsi Riau ini diikuti sebanyak 31 peserta yang berasal dari perwakilan pekebun sawit binaan pesantren di Provinsi Riau.

Menurut Sumarna, Direktur utama Mutu Institute, budidaya kelapa sawit yang dilakukan dengan cara yang baik dan benar akan meningkatkan produktivitas panen pada tanaman kelapa sawit.

BACA JUGA :  Anggota DPRD Sulteng Minta Polisi Tak Gentar Lawan Tambang Ilegal di Poboya

“Salah satu masalah tentang rendahnya tingkat produktivitas kelapa sawit para pekebun swadaya ialah karena minimnya informasi yang diterima oleh pekebun tentang cara memilih bibit yang tersertifikasi dan pengelolaan kebun mulai dari persiapan lahan hingga pemanenan,” tandasnya.

Sumarna menyatakan dengan pelatihan tersebut, diharapkan dapat memberikan pengetahuan mendalam bagaimana cara mengelola perkebunan sawit untuk mencapai produktivitas yang maksimal.

BACA JUGA :  133 Mahasiswa Untad Jadi Fasilitator Kelurahan Cantik Statistik di Palu

Berdasarkan kualifikasi dan kompetensi instruktur yang dimiliki Mutu Institute, Pesantren Al Amin mengajak perwakilan pekebun kelapa sawit binaan pesantren lain di provinsi Riau untuk meningkatkan kompetensi dalam meningkatkan produksi dan produktivitas melalu pelatihan teknis budidaya kelapa sawit yang diselenggarakan oleh Mutu Institute.

Adapun peserta diantaranya PM Baitul Qur’an, Aufia Gibs, PP El Firdaus Rohil, PP Al Majidiyah, PP Al Ma’arif Siak Kecil, PP Al Harokah Dn 12, PP Annajah Kampar, PPS Al Asasiyyah, PP Darussalam Saran Kabun, PP Yazid Rohul dan Ponpes Al Amin Dumai.

BACA JUGA :  Wali Kota Palu Dorong Padat Karya untuk Tingkatkan Kebersihan Kota

Pada pelaksanaannya, peserta pelatihan mendapatkan berbagai materi di antaranya kebijakan dan regulasi usaha perkebunan kelapa sawit, persiapan benih dan bahan tanam, persiapan lahan, persiapan penanaman dan tanam, pemeliharaan tanaman, dan pengendalian OPT (HPG).

Diakhir kegiatan, para peserta diajak untuk melihat langsung di kebun untuk mengetahui bagaimana pengelolaan budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *