Marak Kriminalitas dan Konflik Warga, Wali Kota Palu Minta Camat dan Lurah Perkuat Deteksi Dini

waktu baca 2 menit
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid. (foto : Jufri).

Diksi.net, Palu – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menginstruksikan seluruh camat dan lurah di wilayahnya untuk meningkatkan kewaspadaan serta perhatian terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Instruksi tegas tersebut disampaikan Hadianto dalam rapat evaluasi dan koordinasi bersama para kepala wilayah se-Kota Palu yang digelar di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Senin (10/8/2026).

Pertemuan ini digelar menyikapi maraknya dinamika gangguan keamanan, mulai dari kasus kriminalitas seperti pencurian hingga konflik sosial antarteritorial yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kondisi keamanan di wilayah kita perlu diperhatikan. Dalam beberapa waktu terakhir ada kejadian-kejadian kriminal, baik pencurian, kemudian konflik antara warga, maupun konflik antarwilayah,” ujar Hadianto.

BACA JUGA :  Bawaslu Sulteng Ajak Masyarakat Lakukan Pengawasan partisipatif

Hadianto menekankan bahwa penanganan persoalan keamanan tidak boleh lagi bersifat reaktif atau hanya ditangani setelah peristiwa terjadi. Ia meminta setiap camat dan lurah memiliki kepekaan untuk membaca peta potensi konflik dan gangguan keamanan di wilayahnya masing-masing secara tanggap.

Menurutnya, kemampuan melakukan deteksi dini sangat krusial agar jajaran pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri dan pemuka masyarakat dapat mengambil tindakan pencegahan (preventif) sebelum riak di lapangan membesar.

Sebagai garda terdepan pelayan publik yang berhadapan langsung dengan warga setiap hari, posisi camat dan lurah dinilai sangat strategis untuk menjaga stabilitas sosial di tingkat tapak.

BACA JUGA :  Audit Kasus Stunting: Langkah Strategis Kota Palu untuk Generasi Sehat

Dalam kesempatan itu, Hadianto juga menyoroti pentingnya pola komunikasi antara aparatur kewilayahan dengan warga. Ia meminta para lurah dan camat tidak hanya turun ke lapangan saat konflik atau tindak kejahatan telah meletus, melainkan aktif membangun kedekatan secara berkelanjutan.

“Kelemahan kita dalam membangun dan menjaga komunikasi, kita para kepala-kepala wilayah dengan masyarakat, harus kita perkuat,” tegas Wali Kota.

Ia meyakini bahwa pendekatan secara persuasif dan edukatif yang konsisten dapat memberikan dampak positif terhadap ketahanan sosial masyarakat. Kehadiran pemerintah yang dekat dengan warga dinilai efektif meredam potensi gesekan sosial secara lebih cepat.

BACA JUGA :  Gubernur Sulteng Serahkan Sapi Kurban dari Presiden Jokowi untuk Masyarakat

“Pesan-pesan seperti ini kerap dan sering saya sampaikan. Saya minta tolong, kalau melaksanakan, ingat, komunikasi baik yang kita lakukan kepada masyarakat, maka masyarakat akan membaik,” pungkasnya.

Melalui penguatan koordinasi antara kecamatan, kelurahan, masyarakat, dan jajaran keamanan ini, Pemerintah Kota Palu berharap stabilitas dan kondusivitas di seluruh pelosok wilayah Kota Palu dapat terus terjaga.

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *