Majelis Taklim Ibnu Abbas Poso Dukung Satgas Madago Raya untuk Cegah Penyebaran Radikalisme

waktu baca 2 menit
Majelis Taklim Ibnu Abbas di Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, menyatakan dukungan penuh terhadap Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya. (Foto : ist).

Diksi.net, Poso – Majelis Taklim Ibnu Abbas di Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, menyatakan dukungan penuh terhadap Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya. Dukungan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran paham intoleran dan radikalisme di wilayah Poso, yang semakin kondusif pasca-konflik masa lalu.

Majelis Taklim Ibnu Abbas didirikan pada awal September 2025 dengan tujuan utama mempererat hubungan silaturahmi antar jemaah Masjid Lamacca. Organisasi ini bertempat di Masjid Lamacca, Jalan Pulau Nias, Kelurahan Kayamanya Induk, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

Dr. Muhammad Danial S.Pd. M.Kes, pendiri sekaligus pembina Majelis Taklim Ibnu Abbas, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Lamacca, menjelaskan latar belakang pendiriannya. “Saya melihat para jemaah yang datang salat di Masjid Lamacca seringkali langsung pulang tanpa berinteraksi. Kami ingin membangun keakraban, komunikasi, dan silaturahmi yang kuat di antara mereka,” ujar Dr. Danial.

BACA JUGA :  Bawaslu Palu Bentuk Tim Untuk Awasli Pendistribusian Logistik Pemilu

Bersama rekan-rekan pengurus lainnya, Dr. Danial membentuk majelis taklim ini untuk menciptakan suasana kebersamaan. Program utama mencakup bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan amal usaha, meskipun saat ini yang aktif berjalan adalah bidang pendidikan dan dakwah.

Majelis Taklim Ibnu Abbas aktif mengadakan kegiatan taklim rutin di Masjid Lamacca. Meski berada di lingkungan yang memiliki sebagian warga simpatisan paham radikal atau eks narapidana terorisme (napiter), Dr. Danial menegaskan bahwa majelis ini bukan bagian dari kelompok tersebut. “Kami terbuka untuk umum dan tidak mendukung pemahaman intoleran atau radikal. Majelis ini didirikan untuk memperkuat nilai-nilai Islam yang damai,” katanya.

BACA JUGA :  Ketua AFP Sulteng Janjikan Kualifikasi PON 2024 Jadi Tontonan Gratis

Pengurus majelis juga menolak pembentukan kelompok baru yang berbasis pada ideologi radikal atau tindakan terorisme. “Wilayah Poso sudah semakin kondusif. Mari kita jaga bersama-sama,” tambah Dr. Danial.

Dalam kunjungan ke Masjid Lamacca, Dr. Danial menyambut baik kerjasama dengan pihak keamanan, termasuk Satgas Operasi Madago Raya. “Kami tidak mendukung berkembangnya pemahaman intoleran dan radikal di Kabupaten Poso, apalagi di dalam jemaah kami. Kami terbuka sepenuhnya dengan semua pihak, termasuk Kepolisian dari Satgas Madago Raya,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kapolda Sulteng Konfirmasi Penangkapan Tujuh Terduga Anggota JI 

Dukungan ini mencakup keterbukaan untuk berkolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Poso. Majelis Taklim Ibnu Abbas siap berperan aktif dalam program pencegahan radikalisme, sejalan dengan upaya pemerintah dan aparat keamanan.

Dengan komitmen kuat terhadap nilai-nilai toleransi dan silaturahmi, Majelis Taklim Ibnu Abbas diharapkan menjadi contoh bagi komunitas lain di Poso. Dr. Danial berharap majelis ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, sambil mendukung stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Tengah.

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *