Laskar Rupiah Sulawesi Tengah 2025: Mencetak Generasi Melek Literasi Keuangan
Diksi.net, Palu – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui ajang kompetisi Laskar Rupiah Sulawesi Tengah 2025. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, sekaligus memperkuat edukasi mengenai Sistem Pembayaran Non-Tunai, khususnya QRIS, serta Perlindungan Konsumen.
Melanjutkan kesuksesan Duta CBP Rupiah 2024, Bank Indonesia menghadirkan kompetisi yang lebih luas dan inklusif. Kegiatan ini berhasil menjaring 104 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah, seperti Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Morowali, Tolitoli, Poso, dan Banggai. Peserta berasal dari beragam latar belakang, termasuk mahasiswa, pelajar SMA, freelancer, influencer, desainer grafis, fotografer, hingga jurnalis.
Seleksi kompetisi ini berlangsung dalam beberapa tahap, yakni pendaftaran, tantangan media sosial (social media challenge), mini bootcamp, hingga malam grand final. Dari seleksi ketat ini, terpilih 15 finalis terbaik yang telah melewati berbagai tantangan dan pembekalan untuk menjadi agen literasi keuangan yang aktif di masyarakat.
Para finalis tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga, tetapi juga berkesempatan mengikuti program edukasi dari Bank Indonesia dan mewakili Sulawesi Tengah dalam Duta CBP Rupiah tingkat nasional di Jakarta. Acara ini akan berlangsung dalam rangka Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) pada Agustus 2025.
Malam puncak Grand Final Laskar Rupiah Sulawesi Tengah 2025 digelar di Ruang Kasiromu, Kantor Bank Indonesia Sulawesi Tengah. Ajang ini melahirkan juara terbaik yang akan berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai kebijakan Bank Indonesia dan pentingnya penggunaan Rupiah secara bijak.
Berikut daftar pemenang Laskar Rupiah Sulawesi Tengah 2025:
- Juara 1: Muh. Khadafi
- Juara 2: Fadel Muhammad
- Juara 3: Andi Yana Sastia
Acara ini ditutup secara resmi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Rony Hartawan. Dalam sambutannya, ia berpesan agar para finalis dan pemenang tetap aktif dalam menyebarluaskan informasi terkait kebijakan Bank Indonesia.
“Harapan kami, semakin banyak generasi muda yang memahami sistem pembayaran dan literasi keuangan, maka kesadaran masyarakat dalam menggunakan Rupiah secara bijak akan terus meningkat,” ujar Rony Hartawan.
Dengan adanya kompetisi ini, Bank Indonesia berharap dapat menciptakan lebih banyak generasi muda yang melek literasi keuangan, mendukung stabilitas ekonomi, serta memperkuat peran Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.



