Kemenkominfo Berikan Penghargaan Kupada Kota Palu Karena Kembangan Smart City

waktu baca 2 menit
Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, menghadiri rangkaian akhir kegiatan Forum Smart City Nasional di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Diksi.net, Tangerang – Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, menghadiri rangkaian akhir kegiatan Forum Smart City Nasional di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI ini dirangkaikan dengan Pameran (Exhibition) dan Awarding Gerakan Menuju Smart City tahun 2023, dengan tema “Menuju Indonesia Emas 2045.”

Adapun peserta yang hadir merupakan perwakilan dari seluruh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

BACA JUGA :  Wali Kota Palu Serahkan 49 Perahu Fiber untuk Nelayan

Dalam hal ini, Kementerian Kominfo RI memberikan penghargaan kepada 50 daerah di Indonesia dalam pengembangan Smart City tahun 2023, salah satunya adalah Kota Palu.

Menteri Kominfo RI, Budi Arie Setiadi dalam sambutannya menerangkan, kehadiran teknologi seperti kecerdasan artifisial, internet of things, big data analitik dan cloud computing, berpeluang untuk membantu peningkatan produktivitas efisiensi kerja serta kualitas hidup yang lebih baik dalam proses pembangunan kewilayahan.

BACA JUGA :  Nunu Garden siap gelar turnamen Gateball skala nasional

Selain itu, kata Menteri Budi, melalui kehadiran smart city ada enam aspek yang terpenuhi, meliputi Smart Government, Smart Branding, Smart Living, Smart Economy, Smart Society dan Smart Environment dapat dilakukan secara komprehensif berkelanjutan dan berkeadilan.

Transformasi digital melalui pengembangan teknologi dan smart city pada dasarnya menawarkan berbagai potensi atau peluang secara umum.

BACA JUGA :  BNNP Sulawesi Tengah Gerebek Tiga Lokasi Peredaran Narkoba, 9 Orang Ditangkap

Integrasi melalui internet of things dalam smart city dapat meningkatkan efisiensi biaya waktu dan peningkatan produktivitas integrasi aplikasi cerdas pada smart city juga dinilai akan perbaiki sistem transformasi publik serta mengurangi tingkat kriminalitas sebesar 8%-10% di suatu kota serta penciptaan kualitas lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *