Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Palu, Polisi Periksa 9 Saksi

waktu baca 2 menit
Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail.

Diksi.net, Palu – Penyidikan kasus pembunuhan tragis yang menimpa satu keluarga di Kelurahan Duyu, Kota Palu, terus bergulir. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu hingga kini telah memeriksa sembilan orang saksi demi menyingkap misteri di balik aksi keji tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail, mengungkapkan bahwa sembilan saksi yang dimintai keterangan mulai dari warga yang pertama kali tiba di lokasi kejadian, hingga korban Nurhanisa yang sempat memberikan kesaksian sebelum meninggal dunia.

Guna menyusun pembuktian dan mencari petunjuk baru, tim penyidik Polresta Palu telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebanyak tiga kali di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Harapan Keadilan di Sidang Putusan Sengketa Koperasi Mujur Jaya Molino vs PT ANA

“Setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap korban sebelum dia meninggal di rumah sakit, akhirnya kami melakukan olah TKP kembali,” kata Ismail pada Senin (10/8/2026).

Meski begitu, Ismail menegaskan bahwa motif di balik pembunuhan yang menewaskan satu keluarga ini belum bisa disimpulkan. Fokus utama kepolisian saat ini adalah memburu dan menangkap pelaku yang masih berkeliaran.

BACA JUGA :  BI Sulteng Siapkan Rp2,86 Triliun Uang Tunai untuk Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

“Untuk motifnya belum kami ketahui karena pelaku belum tertangkap. Saat ini kami masih fokus melakukan pengejaran,” tegas Ismail.

Peristiwa memilukan ini bermula pada Minggu malam, 26 Juli 2026 di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Dalam peristiwa tersebut, Jamil (32), tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka tusuk parah di bagian tubuhnya. Selain itu, anak balita pasangan tersebut, Rizky yang baru berusia dua tahun, turut menjadi korban dan meninggal dunia dalam kejadian itu.

BACA JUGA :  Kalla Toyota Gelar Mega Bazaar Tukar Tambah di JCC

Sementara itu, sang istri, Nurhanisa (23), ditemukan dalam kondisi kritis dengan sejumlah luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Korban sempat menjalani perawatan intensif di ruang perawatan.

Dalam masa perawatan tersebut, tim penyidik Polresta Palu sempat menggali keterangan dari Nurhanisa. Namun, setelah berjuang, Nurhanisa akhirnya dinyatakan meninggal dunia, menyusul suami dan anak balitanya.

Hingga saat ini, Tim Polresta Palu masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *