Imelda Sidak Pasar Masomba Pastikan Stabilitas Harga Pangan

waktu baca 2 menit
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, lakukan sidak ke pasar tradisonal masomba. (foto : Jufri).

Diksi.net, Palu – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, bersama Satgas Pangan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Masomba, Kota Palu, pada Jumat (25/7). Sidak ini bertujuan memantau ketersediaan pasokan dan harga komoditas pangan strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, menyusul laporan kenaikan harga beberapa bahan pokok, terutama beras.

Dalam tinjauannya, Wakil Wali Kota Imelda menyampaikan bahwa fokus utama sidak adalah harga beras. “Hari ini, kami tidak menemukan beras oplosan. Namun, harga beras mengalami kenaikan sekitar Rp2.000 per kilogram, dari Rp14.000 menjadi Rp16.000,” ujarnya. Meski kenaikan ini terasa signifikan bagi masyarakat, Imelda memastikan daya beli tetap terjaga, meskipun ada keluhan dari sebagian warga.

BACA JUGA :  Wakil Wali Kota Palu Resmikan Kampung Zakat di Watusampu untuk Pemberdayaan Masyarakat

Untuk menekan harga, Pemerintah Kota Palu bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp62.500 per 5 kilogram. “Kami berharap beras SPHP ini dapat menstabilkan harga beras lainnya di pasar,” tambah Imelda.

Selain beras, tim juga memantau harga cabai keriting dan tomat. “Dua hari lalu, harga cabai keriting sempat melonjak hingga Rp35.000 per kilogram. Alhamdulillah, hari ini turun ke kisaran Rp16.000–Rp18.000,” jelas Imelda. Penurunan ini memengaruhi pola beli masyarakat, yang cenderung membeli dalam jumlah lebih kecil.

BACA JUGA :  Imelda Sidak Pasar, Atasi Selisih Harga Beras dan Jaga Stabilitas Pangan

Harga bawang merah dan bawang putih juga menunjukkan penurunan sebesar Rp1.000–Rp2.000 per kilogram, meskipun masih bervariasi antara Rp50.000 hingga Rp60.000. “Kami optimistis dalam 10 hari ke depan harga dapat stabil, terutama jika didukung cuaca yang kondusif,” kata Imelda.

Sidak ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu untuk memastikan stabilitas harga pangan di pasar tradisional. Dengan langkah intervensi seperti distribusi beras SPHP dan pemantauan rutin, pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat dan mendukung kesejahteraan warga.

BACA JUGA :  Expo Gebyar Rumah Merdeka 2025, Wujudkan Hunian Impian di Kota Palu

“Kami terus memantau harga dan pasokan pangan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” pungkas Wakil Wali Kota Imelda. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pasar yang stabil dan mendukung perekonomian lokal di tengah fluktuasi harga.

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *