Harmoni Spiritual dan Kearifan Lokal Jadi Kunci Persatuan di Sulteng

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, menegaskan komitmen kuatnya memperkuat persatuan masyarakat melalui nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal. Hal itu disampaikannya saat menghadiri penutupan Paskah Nasional 2026 di Lapangan Asrama Satuan Brimob, Kabupaten Sigi, Minggu (26/4/2026) malam.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar serta ribuan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang agama di Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengaku terkesan dengan suasana acara yang penuh kekhusyukan. Ia membandingkan antusiasme warga malam itu dengan keramaian kegiatan hiburan yang biasa ia jumpai selama menjabat.

BACA JUGA :  Mohammad Taufan Daftar Sebagai Bakal Calon Walikota dan Wakil Wali Kota Palu

“Sudah satu tahun lebih saya jadi gubernur. Biasanya saya melihat banyak orang berkumpul di konser, tapi malam ini mereka duduk dengan rapi, tertib, dan khusyuk dalam acara spiritual,” ujar Anwar Hafid.

Menurutnya, momen tersebut menjadi bukti nyata bahwa visi pembangunan Sulawesi Tengah yang berlandaskan nilai spiritual mulai terwujud dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Anwar Hafid menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. Pembangunan harus diimbangi dengan penguatan karakter dan spiritualitas warga.

BACA JUGA :  Vionisa Andrio Berangkat ke PON 2024 Targetkan Medali Emas untuk Sulteng

“Ini menunjukkan bahwa Sulteng Berkah yang menjadi cita-cita kita bersama, dengan landasan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal, benar-benar terwujud dalam kehidupan kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anwar Hafid menilai kegiatan keagamaan seperti Paskah Nasional bukan sekadar seremoni formal. Acara ini menjadi ruang penting untuk memperkuat persaudaraan dan mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah.

BACA JUGA :  Talkshow “MomVest” Dorong 1.000 Perempuan Palu Menjadi Investor Saham Syariah

“Malam ini, melalui Paskah, Tuhan memberikan berkat-Nya di tempat ini dengan mempertemukan kita semua dalam keadaan bahagia,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Sulawesi Tengah mampu menjadi contoh daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan kehidupan beragama yang damai. Persatuan yang dibangun melalui nilai keimanan dan budaya lokal, menurutnya, menjadi kunci utama mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera.

“Inilah bentuk persaudaraan dan persatuan dari masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkas Anwar Hafid menutup sambutannya.

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *