FPM Touna Dukung Satgas Madago Raya 2025 untuk Cegah Penyebaran Radikalisme
Diksi.net, Tojo Una-Una – Front Pembela Muslim (FPM) Kabupaten Tojo Una-Una menegaskan komitmennya untuk mendukung Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya Tahap III Tahun 2025. Dukungan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran paham radikal serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.
Front Pembela Muslim (FPM) Touna berbasis di depan SPBU Tanjung Putia, Kelurahan Ampana Bailo, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, tepatnya di bekas warung makan Pangkep. Meski belum terdaftar secara resmi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai organisasi kemasyarakatan berbadan hukum, FPM Touna aktif dalam kegiatan sosial, termasuk penggalangan dana untuk membantu korban bencana dan warga Palestina.
FPM Touna dikenal sering mengadakan kegiatan penggalangan dana, salah satunya melalui Long March di berbagai wilayah di Kabupaten Tojo Una-Una untuk mendukung warga Palestina. Namun, Mohammad Fadli Barasalim bin Zakir, yang lebih dikenal sebagai Aan atau Opo, selaku tokoh panutan FPM Touna, menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus diawasi untuk mencegah penyalahgunaan dana. “Kami sadar banyak kasus penyaluran dana untuk Palestina yang disalahgunakan untuk mendanai kegiatan teror. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memastikan transparansi dan bekerja sama dengan pihak berwenang,” ujarnya.
FPM Touna menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2025, FPM Touna memasang bendera Merah Putih yang diberikan oleh personel Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polres Touna yang tergabung dalam Satgas Madago Raya Tahap III. Langkah ini menjadi simbol dukungan mereka terhadap upaya keamanan nasional.
Selain itu, FPM Touna juga berkomitmen untuk mendukung program pembangunan pemerintah daerah serta membantu Kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman di Kabupaten Tojo Una-Una. “Kami siap berkontribusi dalam menjaga keamanan dan mendukung penuh Satgas Operasi Madago Raya Tahap III Tahun 2025,” tambah Aan.
Sebagian anggota FPM Touna memiliki usaha sampingan, seperti penyewaan mobil rental, pengemudi becak motor (bentor), dan pengelola warung makan. Hal ini menunjukkan bahwa organisasi ini tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga berkontribusi dalam perekonomian lokal.
Satgas Operasi Madago Raya merupakan operasi keamanan yang bertujuan untuk mencegah dan menangkal aktivitas terorisme serta paham radikal di wilayah Sulawesi Tengah. Dukungan FPM Touna terhadap operasi ini mencakup kerja sama dengan pihak keamanan, khususnya Polres Touna, untuk memastikan stabilitas keamanan di wilayah tersebut. “Kami akan terus membangun komunikasi dengan pihak keamanan dan mendukung situasi Kamtibmas yang kondusif,” kata Aan.
FPM Touna berharap dapat terus menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah dan aparat keamanan untuk mendukung pembangunan dan keamanan di Kabupaten Tojo Una-Una. Dengan komitmen untuk menjaga transparansi dalam kegiatan sosial dan mendukung operasi keamanan, FPM Touna optimistis dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.



