Eks Napiter Poso, Dari Terorisme ke Penjual Ayam dan Mitra Keamanan
Diksi.net, Poso – Rustam Muhammad Jufri, eks narapidana terorisme, kini menemukan harapan baru setelah bebas dari penjara pada 15 November 2017. Rustam, yang sebelumnya aktif sebagai anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di bawah pimpinan mendiang Santoso alias Abu Wardah, kini menjalani kehidupan yang lebih damai sebagai penjual ayam kampung di Pasar Tradisional Poso, Kecamatan Poso Kota Selatan, Kabupaten Poso.
Pria yang akrab disapa Appe ini pernah berperan penting dalam kelompok teroris MIT, bertindak sebagai kurir dan bendahara. Namun, hidupnya berubah drastis sejak penangkapannya pada tahun 2015 dan menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Luwuk. Kini, Rustam memilih jalan yang berbeda, jauh dari aktivitas yang melawan hukum.
Dalam pertemuan dengan pihak kepolisian dari Satgas Ops Madago Raya, Rustam mengungkapkan rasa terima kasih atas pendekatan yang dilakukan polisi terhadap dirinya. Ia berharap komunikasi yang baik ini dapat terus terjalin demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Poso.
Rustam juga menyatakan kesadarannya akan kesalahan masa lalunya, dan bertekad untuk tidak lagi terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarganya. “Saya belajar banyak selama menjalani hukuman. Itu jadi pengalaman berharga agar lebih berhati-hati. Kita punya tanggung jawab terhadap istri dan anak, sehingga harus menata hidup lebih baik,” ujarnya.
Selain fokus pada usaha untuk menata kehidupannya, Rustam juga berkomitmen membantu kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah Poso, khususnya dalam pencegahan penyebaran paham radikal, intoleran, dan terorisme. Ia menekankan pentingnya membimbing anak-anak muda di Kecamatan Poso Kota, agar terhindar dari pengaruh radikalisme.
Menurut Rustam, kondisi Poso yang semakin aman saat ini berdampak positif bagi usahanya. Ia optimistis perekonomian di Poso akan semakin tumbuh pesat dan siap mendukung kebijakan pemerintah serta langkah-langkah keamanan yang diambil untuk memastikan stabilitas di wilayah tersebut.



