BRIDA Luncurkan “Kampung Berani Berinovasi” Dorong OPD Kreatif

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Palu – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong penguatan budaya inovasi di lingkungan pemerintahan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan Pembinaan Penguatan Indeks Inovasi Daerah (IID) yang digelar di Aula Nagaya BRIDA, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Tujuannya, meningkatkan pemahaman dan kapasitas perangkat daerah dalam mengelola, melaporkan, serta mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA :  PT Vale IGP Morowali Gelar Halalbihalal bersama Stakeholder

Pelaksana tugas Kepala BRIDA Sulawesi Tengah, Hasim R, mengatakan pembinaan ini dikemas dengan pendekatan yang inovatif agar lebih efektif dalam mendorong lahirnya inovasi di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

“Karena pencapaian ini harus dilakukan melalui cara-cara inovatif, maka kami kemas pola pembinaan ini dengan program inovasi yang kami beri nama Kampung Berani Berinovasi,” ujar Hasim.

Menurut Hasim, melalui program tersebut BRIDA tidak hanya membuka konsultasi bagi setiap OPD terkait IID, tetapi juga melakukan kunjungan langsung untuk memberikan pembinaan secara intensif. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan pelaporan inovasi daerah.

BACA JUGA :  Gelar Perkara Dugaan Perkosaan Dan Aborsi Oknum Petinggi Partai

“Alhamdulillah, tren peningkatan inovasi meningkat 100 persen. Tahun lalu ada 13 inovasi yang terlapor, sekarang sudah 25. Jumlah OPD yang terlibat juga naik dari enam menjadi sekitar 13 OPD,” jelasnya.

Program Kampung Berani Berinovasi mencakup sejumlah kegiatan, antara lain pengorganisasian kegiatan pembinaan, pelatihan bagi admin, operator, dan inovator, replikasi inovasi daerah, pembuatan konten publikasi, serta pemberian penghargaan bagi inovator.

BACA JUGA :  Pemkot Palu Apresiasi Program Generation Gender

Hasim juga mengingatkan agar setelah kegiatan pembinaan, setiap operator dan inovator segera melakukan penginputan data pemenuhan indikator pada inovasi yang akan dilaporkan.

Dengan langkah ini, BRIDA Sulawesi Tengah berharap budaya inovasi semakin mengakar di lingkungan pemerintah daerah, sekaligus berdampak nyata bagi pelayanan publik dan pembangunan di Sulawesi Tengah.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *