BPOM Pastikan Jajanan di Pasar Ramadan Palu Aman

waktu baca 2 menit
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan bahwa jajanan yang dijual di Pasar Ramadan Palu bebas dari bahan berbahaya. (Foto : ist).

Diksi.net, Palu – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan bahwa jajanan yang dijual di Pasar Ramadan Palu bebas dari bahan berbahaya. Pengawasan ini dilakukan sebagai bagian dari intensifikasi pemantauan pangan olahan menjelang dan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 1446 Hijriah.

Pada hari pertama pembukaan Pasar Ramadan di Lapangan Basket Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palu, BPOM telah menguji 17 sampel makanan takjil yang dijual oleh pedagang. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan aman dan tidak mengandung bahan berbahaya yang dilarang dalam pangan.

BACA JUGA :  PANRB Matangkan Skenario Pemindahan ASN dan Pemenuhan CASN di IKN

“Dari 17 sampel yang kami uji, semuanya negatif dari bahan berbahaya,” ujar Kepala BPOM Palu, Mardianto, Selasa (11/03/2025).

BPOM tidak hanya fokus pada makanan yang dijual di Pasar Ramadan, tetapi juga memperluas pengawasan ke importir, distributor, dan grosir untuk memastikan keamanan pangan secara menyeluruh. Sejauh ini, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya produk rusak, kedaluwarsa, atau ilegal yang beredar di pasaran.

BACA JUGA :  Maskot dan Pilkada 2024 Akan dilaunching Mei Mendatang

Selain itu, BPOM mengimbau para pelaku usaha agar mematuhi regulasi pangan, sehingga produk yang dijual tetap aman dan bermutu. Masyarakat juga diingatkan untuk menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan prinsip “Cek KLIK” sebelum membeli, yakni memeriksa Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa. Jika menemukan makanan yang mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

BPOM memastikan bahwa pengawasan pangan akan terus dilakukan hingga 27 Maret 2025. Langkah ini bertujuan untuk menjamin keamanan seluruh produk makanan yang beredar selama bulan suci Ramadan.

BACA JUGA :  Polda Sulteng Komitmen Ungkap Kematian Tahanan Polresta Palu, Polda Sulteng Bentuk Tim Investigasi

“Pengawasan ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga akhir Maret untuk memastikan semua makanan yang beredar tetap aman dikonsumsi selama bulan Ramadan,” tutup Mardianto.

Dengan adanya pengawasan ketat ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memilih makanan yang terjamin keamanannya selama menjalankan ibadah puasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *