Bank Sulteng Jalin Sinergi Digital dengan Pemkab Parimo untuk SP2D Online
Diksi.net, Palu – PT Bank Sulteng resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk implementasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) Republik Indonesia. Penandatanganan berlangsung di Gedung Workshop PT Bank Sulteng, Kota Palu, pada Kamis (24/07).
Acara ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Bank Sulteng, Ramiyatie, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Parigi Moutong, Yusrin Usman.
Ramiyatie menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efisien, dan akuntabel.
“Implementasi SP2D Online melalui SIPD adalah wujud nyata transformasi digital di pemerintahan daerah. Bank Sulteng bangga menjadi mitra utama Pemkab Parigi Moutong dalam mendukung digitalisasi penyaluran belanja daerah,” ujarnya.
Ramiyatie menambahkan bahwa implementasi ini bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari pengelolaan keuangan yang lebih modern dan profesional.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dengan layanan perbankan yang adaptif dan responsif, mendukung pemerintah daerah dalam mencapai tata kelola keuangan yang lebih baik,” tambahnya.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Bank Sulteng dan Pemkab Parigi Moutong, sekaligus memberikan dampak positif bagi kemajuan tata kelola keuangan di Sulawesi Tengah. Dengan SP2D Online, proses pencairan dana menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan, sehingga mendukung efisiensi anggaran daerah.
“Bank Sulteng siap menjadi mitra strategis bagi seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Tengah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang modern melalui inovasi digital,” tutup Ramiyatie.



