Bank Sulteng dan Pemkab Banggai Luncurkan SP2D Online
Diksi.net, Luwuk – PT Bank Sulteng memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital keuangan daerah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai untuk implementasi aplikasi SP2D Online. Penandatanganan berlangsung di Kantor Bupati Banggai, Luwuk, dihadiri Bupati Banggai H. Amirudin, jajaran Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai, Direktur Utama PT Bank Sulteng Hj. Ramiyatie, serta Pemimpin Cabang Bank Sulteng Luwuk.
Kerja sama ini mengintegrasikan proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD RI). Langkah ini memungkinkan pencairan dana APBD dilakukan secara lebih cepat, akuntabel, transparan, dan real-time, mendukung modernisasi pengelolaan keuangan daerah.
Direktur Utama Bank Sulteng, Ramiyatie, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan PKS ke-8 dengan pemerintah daerah di Sulawesi Tengah. “Kami akan terus mendorong seluruh Pemda di Sulteng untuk mengadopsi SP2D Online. Sebagai bank milik daerah, kami bangga mendukung digitalisasi tata kelola keuangan,” ujarnya.
Bupati Banggai H. Amirudin menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Sulteng Cabang Luwuk dalam membangun kemitraan produktif. “Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, memperkuat pelayanan publik, dan menjadi contoh sinergi harmonis antara pemerintah dan perbankan,” katanya.
Penandatanganan ini menegaskan peran strategis Bank Sulteng sebagai bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah. Selain mendukung pengelolaan keuangan daerah, Bank Sulteng juga berkomitmen untuk mendorong inovasi layanan, seperti: Sistem pembayaran dan transaksi keuangan yang transparan dan efisien, Pemberdayaan UMKM melalui dukungan finansial dan Peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat reformasi birokrasi dan pembangunan ekonomi daerah. Dengan SP2D Online, Kabupaten Banggai kini selangkah lebih maju menuju pengelolaan anggaran yang modern, efisien, dan transparan.



