Bank Sulteng Catat Rekor Laba Rp130,5 Miliar
Diksi.net, Palu – PT Bank Sulteng mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih laba sebesar Rp130,5 miliar pada April 2025. Capaian ini menjadi rekor laba tertinggi untuk bulan April sepanjang sejarah berdirinya bank tersebut, sekaligus melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) sebesar 137%.
Berdasarkan laporan keuangan, laba April 2025 ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada April 2024, Bank Sulteng hanya meraup laba sebesar Rp107 miliar. Pencapaian terbaru ini menunjukkan pertumbuhan kinerja keuangan yang konsisten dan strategi bisnis yang efektif.
“Jadi di Bulan April 2025, kami telah capai 137% dari target laba. Karena target laba kami sesuai RBB itu sebesar Rp94,9 miliar, namun kami bisa mencapai Rp130,5 miliar. Khusus di Bulan April, ini yang tertinggi sepanjang BPD ini berdiri,” jelas Direktur Kepatuhan PT Bank Sulteng, Judy Koagow, di Palu, Kamis (15/05).
Judy Koagow mengungkapkan rasa syukurnya atas kinerja keuangan Bank Sulteng yang terus membaik. Ia mengenang saat pertama kali bergabung pada 2020, ketika total laba tahunan bank masih berada di kisaran Rp100 miliar. Kini, total laba Bank Sulteng telah menembus angka Rp300 miliar lebih.
“Target kami ini mudah-mudahan kalau bisa mencapai Rp400 miliar,” ujarnya dengan optimisme.
Peningkatan ini tidak lepas dari strategi pengelolaan yang prudent dan adaptasi terhadap dinamika pasar. Judy menekankan bahwa bank terus berupaya menjaga stabilitas keuangan di tengah tantangan global dan lokal.
Tantangan ke Depan
Meski mencatatkan prestasi, Judy mengakui bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan. “Ke depan, tantangan akan semakin berat. Mulai dari perang dagang, bank yang harus mengklarifikasi kembali pinjaman-pinjaman yang sudah disalurkan, apakah ada dampak terhadap pendanaan atau tidak, juga bagaimana antisipasi bank ke depan,” lanjutnya.
Faktor eksternal seperti ketidakpastian ekonomi global dan perang dagang menjadi perhatian utama. Selain itu, Bank Sulteng juga harus memastikan bahwa portofolio pinjaman tetap sehat dan tidak terdampak oleh gejolak ekonomi. Untuk itu, bank akan memperkuat strategi mitigasi risiko dan inovasi layanan guna mempertahankan tren positif ini.
Keberhasilan Bank Sulteng di April 2025 menjadi cerminan komitmen bank dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya di Sulawesi Tengah. Dengan fokus pada pengelolaan risiko yang baik dan ekspansi layanan, bank ini optimistis dapat mencapai target laba tahunan Rp400 miliar.
Capaian ini juga menjadi sinyal positif bagi stakeholder dan nasabah bahwa Bank Sulteng berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu bank pembangunan daerah (BPD) terdepan di Indonesia. Dengan langkah strategis dan visi yang jelas, Bank Sulteng siap menghadapi tantangan masa depan demi pertumbuhan yang berkelanjutan.



