Bank Indonesia Sosialisasikan Pentingnya Digitalisasi Pembayaran kepada Mahasiswa Baru FEB UNTAD
Diksi.net, Palu – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah, Rony Hartawan, memberikan materi tentang kebanksentralan, kampanye Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, dan penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran modern kepada 680 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB UNTAD) pada Rabu (23/8). Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB, Dr. Chaerul Anam, SE, M.Si, yang menyampaikan apresiasi kepada BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai narasumber dalam talkshow tersebut.
Dalam presentasinya, Rony Hartawan menjelaskan peran dan tugas Bank Indonesia, termasuk pengendalian inflasi, penerbitan Rupiah sebagai alat pembayaran sah, serta pengembangan sistem pembayaran digital melalui QRIS. Ia juga menyoroti pentingnya efisiensi transfer dana dengan BI-FAST serta kontribusi BI dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Antusiasme mahasiswa terlihat dari interaksi aktif selama acara, diiringi dengan pemberian suvenir.
Rony juga menyampaikan edukasi terkait cara mengenali keaslian uang Rupiah dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta menjaga uang Rupiah melalui metode 5J (jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas, dan jangan dibasahi). Selain itu, ia memperkenalkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai solusi pembayaran digital yang semakin relevan di era digital saat ini.
Di akhir sesi, Rony mendorong para mahasiswa untuk siap menghadapi perubahan di era digitalisasi. “Sebagai generasi muda, kita harus cepat tanggap terhadap setiap perubahan. Selain itu, ingat rumus ABC: Ambition, Behavior, dan Competence untuk meraih cita-cita,” ujarnya.
Acara talkshow kemudian dilanjutkan dengan sesi dari OJK dan BEI yang membahas peran mereka dalam mendukung perekonomian, khususnya di tingkat daerah. Diharapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa baru mengenai peran penting institusi keuangan serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia perkuliahan dan masa depan.



