Apel Operasi Zebra Tinombala 2024, Fokus Tertib Lalu Lintas dan Netralitas Pilkada

waktu baca 2 menit
Apel gelar pasukan Operasi Zebra Tinombala 2024 di halaman Mako Polresta Palu. (Foto : ist).

Diksi.net, Palu – Kapolresta Palu, Kombes Pol. Barliansyah, memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Tinombala 2024 di halaman Mako Polresta Palu, Sabtu pagi (14/9). Apel ini dihadiri oleh gabungan personel dari Polresta Palu, POM TNI AD XIII/2 Kota Palu, Kodim 1306 Kota Palu, dan Dinas Perhubungan Kota Palu. Operasi Zebra Tinombala digelar untuk memastikan kelancaran lalu lintas jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029 serta tahap kampanye Pilkada Serentak 2024.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Barliansyah membacakan amanat dari Kapolda Sulawesi Tengah, yang menekankan pentingnya kesiapan personel serta sarana dan prasarana demi mendukung keselamatan berlalu lintas di tengah dinamika politik. “Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan personel serta sarana yang akan digunakan selama operasi agar berjalan sesuai harapan,” ujar Kapolresta.

BACA JUGA :  Oknum Kades Soulowe Tak Ditahan, Polres Sigi Beri Penjelasan

Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Oktober 2024, difokuskan untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang pelantikan Presiden pada 20 Oktober dan di tengah kampanye Pilkada. Operasi ini mengusung tema: Mendukung Suksesnya Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih serta Mengajak Masyarakat untuk Tertib Berlalu Lintas demi Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman dan Nyaman.”

Pendekatan Humanis dengan Penegakan Hukum Elektronik

BACA JUGA :  Ahmad Abdullah, Mantan Eks Napiter yang Kini Mengabdi untuk Masyarakat Poso

Sebanyak 847 personel dikerahkan oleh Polda Sulawesi Tengah dalam operasi ini, dengan fokus pada pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis. Penegakan hukum lalu lintas akan dilakukan menggunakan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik secara statis maupun mobile, guna meningkatkan disiplin masyarakat.

Fokus utama penindakan dalam Operasi Zebra Tinombala meliputi:

1. Pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, atau menggunakan ponsel saat berkendara.

2. Pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm SNI dan pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

3. Pengemudi kendaraan bermotor yang melawan arus, melebihi batas kecepatan, atau berada di bawah pengaruh alkohol.

BACA JUGA :  Kebakaran PT SMI di Sebabkan Overload Material

Kombes Pol. Barliansyah juga menegaskan pentingnya netralitas Polri selama operasi berlangsung, terutama dalam masa kampanye Pilkada. “Kita harus menjalankan tugas dengan tulus dan ikhlas, serta menjaga netralitas. Hindari tindakan pungli, kolusi, dan nepotisme yang dapat merusak citra institusi dan memicu keluhan masyarakat,” tegasnya.

Melalui Operasi Zebra Tinombala 2024, diharapkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Palu dan Sulawesi Tengah dapat terjaga, memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah dinamika politik menjelang Pilkada dan pelantikan presiden yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *