Anwar Hafid Dorong Budidaya Ikan Air Tawar Lewat Berani Tangkap Banyak

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memperluas cakupan program unggulannya, Berani Tangkap Banyak, dengan mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan Anwar Hafid saat mengunjungi kompleks budidaya ikan nila dan sidat di Kampung Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Jumat (16/1).

Anwar menegaskan, program Berani Tangkap Banyak tidak hanya berfokus pada sektor kelautan, tetapi juga dikembangkan di wilayah darat yang memiliki potensi lahan serta sumber air yang memadai.

BACA JUGA :  Sulteng Digital Festival 2024: Mendorong Transformasi Digital dan Inovasi Teknologi

“Ini salah satu peluang besar untuk merealisasikan program Berani Tangkap Banyak, sehingga tidak hanya di laut, tetapi juga di darat,” kata Anwar Hafid di sela kunjungan.

Menurutnya, budidaya ikan air tawar dapat menjadi alternatif sumber pendapatan masyarakat, khususnya bagi daerah yang tidak memiliki akses langsung ke wilayah pesisir.

Anwar Hafid berharap ke depan setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah memiliki kawasan khusus budidaya ikan, sehingga masyarakat dapat mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan mandiri.

BACA JUGA :  Pilkada Damai Adalah Wujud Nyata Demokrasi Kota Palu

“Impian saya, suatu saat ada tempat khusus untuk budidaya ikan nila dan sidat, sehingga semua masyarakat bisa melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Anwar Hafid didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah Yopie Morya Immanuel Patiro. Kehadiran pemerintah daerah disebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha perikanan budidaya di wilayah tersebut.

Selain itu, Anwar Hafid juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan budidaya ikan berbasis kampung tematik yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal.

BACA JUGA :  Samil Eks Napiter Poso Ajak Masyarakat Untuk Beragama Sewajarnya

“Rencananya kita ingin membentuk kampung tematik. Akan kami usulkan ke Wali Kota Palu dan Bupati Sigi, masing-masing di Kelurahan Petobo dan Desa Mpanau,” kata Anwar.

Ia menegaskan, program Berani Tangkap Banyak tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi perikanan, tetapi juga diarahkan untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini sangat luar biasa. Mudah-mudahan bisa menjadi lapangan kerja bagi masyarakat dan menambah penghasilan rakyat,” pungkasnya.

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *