PHC Dukung Operasi Madago Raya 2025 Cegah Radikalisme

waktu baca 2 menit
PHC Poso. (Ist).

Diksi.net, Poso – Komunitas Poso Humanity Care (PHC) Kabupaten Poso menyatakan dukungan penuh terhadap Operasi Madago Raya 2025. Organisasi ini berkomitmen membantu mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di wilayah Kabupaten Poso, sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Poso Humanity Care (PHC) adalah organisasi sosial kemanusiaan yang berdiri sejak Juni 2021 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Dakwah Sosial dan Kemanusiaan (YPDSK) Kabupaten Poso. Terdaftar secara resmi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan nomor pengesahan badan hukum 001/YPDSK-KP/VI/2021, PHC juga aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Menurut Ustaz Muh. Amin Adnan, S.Sos.I, Ketua PHC, dana kegiatan berasal dari penggalangan langsung di masyarakat serta sumbangan donatur. “Kami menjaga amanah masyarakat dan donatur untuk membantu mereka yang membutuhkan. Jika bukan kita, siapa lagi yang akan membantu?” ujarnya.

BACA JUGA :  Iwwadh, Tradisi Lebaran Keturunan Arab di Palu yang Kian Inklusif

PHC menegaskan sikap tegas menolak paham radikal dan intoleran yang bertentangan dengan syariat Islam, hukum, dan ideologi negara. Dalam keterangannya, Ustaz Muh. Amin menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas Operasi Madago Raya 2025 atas silaturahmi dan kerja sama yang terjalin. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di Poso.

“Kami mendukung langkah konkret Satgas Operasi Madago Raya dalam mencegah radikalisme. PHC siap berkontribusi melalui kegiatan deradikalisasi untuk menangkal pemahaman intoleran di kalangan masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA :  Eks Napiter Poso Dukung Operasi Madago Raya

PHC menekankan pentingnya kerja sama antara Satgas Operasi Madago Raya dan berbagai elemen masyarakat untuk mencegah radikalisme. Salah satu langkah yang diusulkan adalah sosialisasi bahaya paham radikal, dengan melibatkan peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terpapar ideologi berbahaya.

“Kegiatan deradikalisasi harus terus dilakukan untuk menyentuh semua lapisan masyarakat. Kami percaya, dengan kolaborasi yang kuat, Poso akan semakin aman dan terhindar dari paham radikal,” ungkap Ustaz Muh. Amin.

Kabupaten Poso kini menunjukkan kemajuan signifikan menuju kondisi yang lebih kondusif. Indikatornya meliputi pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta ikrar setia kepada NKRI dari sejumlah individu atau kelompok yang sebelumnya terafiliasi dengan paham radikal.

BACA JUGA :  Kemarau Panjang, Puluhan Hektar Lahan Hangus Terbakar

PHC berkomitmen untuk terus menjalankan misi kemanusiaan dan mendukung upaya pencegahan radikalisme. Organisasi ini juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan mereka. “Semoga kerja sama dengan Satgas Operasi Madago Raya dan masyarakat terus memperkuat Poso sebagai daerah yang aman dan harmonis,” tutup Ustaz Muh. Amin.

Dengan dukungan penuh dari komunitas seperti PHC, Operasi Madago Raya 2025 diharapkan mampu menciptakan Kabupaten Poso yang bebas dari ancaman radikalisme, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *