Prof. Zainal Abidin Terima Penghargaan Abhivada dari PHDI

waktu baca 2 menit
Ketua FKUB dianugerahi penghargaan Abhivada oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sulawesi Tengah. (Foto : Humas FKUB Sulteng).

Diksi.net, Palu – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Zainal Abidin, dianugerahi penghargaan Abhivada oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sulawesi Tengah. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris FKUB Sulteng dalam rangkaian acara Dharmasanti Nyepi yang digelar pada Sabtu malam, 19 April 2025, di Gedung Milana Graha Sabha Palu.

Ketua PHDI Sulteng, I Wayan Sudiana, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Prof. Zainal dalam membina kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Tengah.

BACA JUGA :  Vale Kenalkan Program Sosial dan Perkembangan IGP Morowali Pada Masyarakat

“Dalam ajaran Hindu, tokoh yang mampu memimpin dan merangkul keharmonisan disebut Sangha-neta. Kami melihat sosok Prof. Zainal sangat mencerminkan nilai-nilai itu,” ujar I Wayan Sudiana. “Semoga amal baik yang dilakukan mendapat limpahan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.”

Terpisah, Prof. Zainal mengungkapkan bahwa penghargaan ini sejatinya adalah untuk seluruh masyarakat beragama di Sulawesi Tengah yang telah menerima keberadaan FKUB dan menjaga harmoni di tengah keberagaman.

BACA JUGA :  Konsulat AS Jajaki Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan dengan Sulteng

“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tapi untuk seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Kerukunan ini adalah hasil dari kerja sama semua pihak,” tutur Prof. Zainal.

Prof. Zainla melanjutkan, kita harus terus merawat semangat toleransi dan dialog sebagai pilar menjaga persatuan dan kedamaian bangsa. Ia juga mengingatkan bahwa kerukunan tidak terjadi secara otomatis, melainkan perlu diperjuangkan dan dipelihara bersama oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemerintah, dan warga.

BACA JUGA :  DPRD Sulteng Gandeng KPK RI Gelar Sosialisasi Mekanisme Penyusunan Pokir

“Jangan biarkan perbedaan menjadi alat perpecahan, tapi jadikan sebagai kekuatan untuk mempererat persaudaraan,” tegasnya.

Acara Dharmasanti Nyepi tersebut turut dihadiri oleh anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah, yang juga istri dari Bupati Morowali Utara, sejumlah anggota DPRD Sulteng, tokoh lintas agama, perwakilan pemerintah daerah, serta umat Hindu dari berbagai daerah di Sulawesi Tenga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *