Banjir Bandang di Palasa dan Tomini, Ribuan Warga Mengungsi
Diksi.net, Palu – Pasca hujan deras yang menyebabkan Sungai Palasa dan Sungai Tomini meluap, ribuan warga dari enam desa terdampak terpaksa mengungsi.
Enam Desa terdampak tersebar di Dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Palasa mencakup Desa Ogoansam, Desa Bambasiang, dan Desa Ulatan. Sementara Kecamatan Tomini mecakup Desa Tomini Barat, Tomini Utara, dan Tomini Induk.
“Berdasarkan data petugas lapangan, ribuan warga terdampak akibat becana tersebut. Selain merendam rumah warga, banjir tersebut juga menyebabkan dua jembatan penghubung antar desa terputus. Sehingga beberapa dusun terisolasi,” ucap Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial (Dinsos) Parimo, Irwan Basri, jumat (14/03/2025).
Ia mengatakan, ratus Kepala Keluarga terdampak bencana banjir yang terjadi di dua Kecamatan tersebut. Untuk Kecamatan Palasa, Desa Ogoansam sebanyak 50 KK yang tersebar di Dusun Satu dan Dusun Dua. Desa Ulatan terdapat 55 KK yang terdampak. Sementara, Desa Bambasiang, korban terdampak sebanyak 89 KK untuk Dusun Satu dan 131 KK khusus Dusun Dua.
“Di Desa Bambasiang warga terisolir dan akses jalan putus. Satu rumah rusak berat, dua rumah lainnya hanyut terbawa banjir,” jelas Agus.
Sedangkan korban banjir untuk Kecamatan Tomini, tersebar di Desa Tomini Induk, Dusun Satu sebanyak 6 KK. Desa Tomini Utara, masing-masing sebanyak 25 KK untuk Dusun Satu dan Dusun Dua. Desa Tomini Barat, Dusun Satu sebanyak 31 KK, dan Dusun Dua sebanyak 24 KK.
Irwan menjelaskan, sebahagian besar warga terdampak memilih mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat terdekat. Dalam upaya penanganan darurat, beberapa kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga terdampak adalah selimut, makanan siap saji, air bersih, dan perlengkapan bayi serta lansia.



