Anwar Hafid Janjikan Beasiswa Tanpa Syarat

waktu baca 2 menit
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan tinggi yang seluas luasnya untuk masyarakat Sulawesi Tengah. (foto : Diskominfo Sulteng).

Diksi.net, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi melalui program behasiswa tanpa syarat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah tengah mempertimbangkan agar baasiswa tidak hanya diberikan kepada mahasiswa baru, tetapi juga kepada mereka yang saat ini masih menjalankan perkuliahan.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengalokasikan anggaran yang memungkinkan setiap mahasiswa menerima sebesar empat juta setiap semesternya. Hingga saat ini, 25 ribu mahasiswa terdata sebagai penerima, dan jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan berjalannya program,” ungkap Anwar Hafid, saat rapat koordinasi bersama para rektor, rabu (12/03/2024).

BACA JUGA :  Gubernur Sulteng akan Undang Panitia Festival Persahabatan

Gubernur mengatakan, tidak ada kriteria khusus bagi penerima, yang terpenting ada keinginan untuk berkuliah. “Saya tidak mau ada syarat tertentu. Pendidikan ini harus jadi prioritas utama jika kita ingin daerah ini maju,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah seharusnya memiliki anggaran Rp300 miliar untuk program pendidikan tinggi tersebut. Lantaran pemberlakukan efesiensi anggaran oleh pemerintah pusat, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus menutupi kebutuhan basiswa tersebut.

BACA JUGA :  Anwar Hafid dan Reny A. Lamadjido Resmi Menjabat

“Jika anggaran tersebut tidak digunakan untuk kepentingan lain, maka seluruhnya akan di alokasikan untuk pendidikan. Sehingga mahasiswa yang sementara menjalankan kuliahnya ataupun yang baru masuk perguruan tinggi tetap mendapatkan beasiswa” jelas Anwar Hafid.

Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan pihak universitas masih melakukan pembahasan terkait mekanisme pencairan dana. Opsi yang mencuat adalah dengan transfer langsung ke rekening mahasiswa atau melalui kampus untuk memastikan bantuan beasiswa benar digunakan untuk pendidikan.

BACA JUGA :  Gubernur Sulteng Dorong Donor Darah Rutin untuk Stabilkan Stok di Rumah Sakit

“Saat ini pemerintah daerah terus mengupayakan efesiensi agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan, termasuk bagi mahasiswa baru yang akan masuk pada tahun ajaran 2025,” ucapnya.

Mantan Bupati Morowali tersebut optimis, program tersebut akan memberikan perubahan besar dalam akses pendidikan tinggi di Sulawesi Tengah. Ia juga berharap, tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *