Yayasan Banua Amal Poso Dukung Ops Madago Raya

waktu baca 2 menit
Ketua sekaligus Pendiri Yayasan Banua Amal, Ustadz Denny Dwiriyanto Santoso. (Foto : Ist).

Diksi.net, Poso – Yayasan Banua Amal Poso menyatakan dukungan penuh terhadap Satuan Tugas Operasi Madago Raya 2025 dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikal di wilayah Poso. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua sekaligus Pendiri Yayasan Banua Amal, Ustadz Denny Dwiriyanto Santoso, yang menegaskan komitmen yayasan untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan.

Ustadz Denny menjelaskan bahwa salah satu upaya efektif menangkal paham intoleran dan radikal adalah melalui dakwah, sosialisasi, dan pendidikan Islam yang benar. “Pendidikan Islam yang akurat akan memberikan pemahaman yang benar tentang nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan keseimbangan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kapolda Sulteng Ingatkan Peningkatan Keamanan Mako

Yayasan Banua Amal, yang berdiri sejak Maret 2023 dan telah terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), memiliki visi untuk menciptakan masyarakat yang berkarakter dan berakhlak mulia sesuai ajaran ilahi. Ustadz Denny juga menegaskan bahwa yayasan tidak mendukung paham intoleran maupun radikal, termasuk aksi terorisme, karena dapat merusak harmoni masyarakat.

“Kami menolak segala bentuk paham intoleran dan radikal yang hanya akan memicu konflik, diskriminasi, dan kekerasan. Pemahaman seperti ini merusak ajaran agama dengan membenarkan kekerasan untuk mencapai tujuan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Festival Tampo Lore: Merajut Tradisi, Melestarikan Alam dan Menyambung Langit di Negeri Seribu Megalit

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, ekonomi, dan sosial kemanusiaan, Yayasan Banua Amal memiliki sejumlah program unggulan, di antaranya, Peduli Yatim dan Dhuafa, Peduli Masjid dan Mualaf, Peduli Pendidikan dan Guru Ngaji, dan Ekonomi Produktif dan Tanggap Bencana. 

Saat ini, yayasan sedang berupaya membangun Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an (PPTQ) melalui penggalangan dana untuk pembebasan lahan. Program ini diharapkan menjadi pusat pendidikan Islam yang mampu membentuk generasi penerus berakhlak mulia.

BACA JUGA :  Transformasi Dari Rumah Qur’an menjadi Pondok Pesantren Untuk Generasi Religius

Yayasan Banua Amal juga aktif berinteraksi dengan masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak kepolisian. Sebagai bagian dari komitmen mendukung Ops Madago Raya 2025, yayasan membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi atau memberikan dukungan. Kantor Yayasan Banua Amal terletak di Jl. Pulau Mentawai, Lorong Pelita, Kelurahan Kayamanya Induk, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

“Kami akan terus mendukung program-program kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya menangkal paham intoleran, radikal, dan terorisme melalui dakwah dan pendidikan,” tutup Ustadz Denny.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *