Yayasan Ponpes Hidayatullah Gandeng Satgas Madago Raya Cegah Radikalisme

waktu baca 2 menit
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Parigi, Bahari A. Khalil. (Foto: ist).

Diksi.net, Parimo – Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Parigi, bekerja sama dengan Satgas Operasi Madago Raya 2024, berkomitmen untuk menangkal penyebaran paham radikal di Kabupaten Parigi Moutong. Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Parigi, Bahari A. Khalil, mengungkapkan bahwa pihaknya menolak tegas segala bentuk ajaran radikal yang berpotensi mengarah pada tindakan terorisme.

Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah yang berlokasi di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, merupakan bagian dari organisasi Islam Hidayatullah, yang didirikan pada 1973 di Balikpapan, Kalimantan Timur, oleh almarhum K.H. Abdullah Said. Organisasi ini dikenal aktif mengirimkan dai-dai ke daerah terpencil di seluruh Indonesia.

BACA JUGA :  Bank Sulteng Catat Rekor Laba Rp130,5 Miliar 

Dalam menjalankan dakwah, para kader Hidayatullah diharuskan memiliki mentalitas tangguh, mobilitas tinggi, produktivitas yang berdaya guna, serta semangat juang yang tinggi. Para dai juga diharapkan mampu berpikir strategis untuk mewujudkan tujuan organisasi.

Bahari menuturkan bahwa proses belajar di Pondok Pesantren Hidayatullah Parigi mengikuti kurikulum nasional, namun diperkaya dengan pelajaran khas pesantren seperti Tahfidz Al-Qur’an, ilmu Hadits, Fikih, dan Bahasa Arab. Pada pagi hari, para santri menerima pelajaran umum dan wawasan kebangsaan, sedangkan hafalan Al-Qur’an menjadi program unggulan pesantren.

BACA JUGA :  Kongres Ke-III DPP IKAPTK Sulteng di Hadiri Kemendagri

Bahari menambahkan bahwa yayasan sangat selektif dalam merekrut tenaga pengajar. “Kami selalu memeriksa latar belakang tenaga pengajar untuk memastikan mereka memiliki komitmen yang sejalan dengan visi dan misi kami,” katanya.

Selama dua tahun berdirinya, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Parigi telah menerima kunjungan berkala dari pemerintah dan aparat kepolisian. Kunjungan ini bertujuan memberikan masukan tentang pencegahan paham radikal serta penyalahgunaan narkoba di kalangan santri.

BACA JUGA :  Eks Napiter MIT Poso Beralih Profesi Jadi Driver Gojek

“Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Parigi berkomitmen membantu pihak keamanan dalam menangkal paham radikal di wilayah kami,” kata Bahari. “Kami juga siap menjalin kerja sama dengan instansi terkait demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif untuk para santri.”

Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Parigi berharap sinergi dengan berbagai pihak ini dapat mendukung tujuan organisasi dalam membangun peradaban Islam yang damai dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *