Pengamat Nilai Pernyataan Dirlantas tidak Etis dan Arogan

waktu baca 2 menit
Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto. (Foto : Istimewa).

Diksi.net, Palu – Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menilai pernyataan oknum polisi, yakni Dirlantas Polda Sulawesi Tengah tidak etik dan arogan.

“Pernyataan oknum polisi tersebut, tidak etis dan arogan serta tidak memahami profesi wartawan,” katanya dihubungi dari Palu, Jumat.

Hal itu disampaikan Rukminto, saat diminta tanggapan terkait kekerasan verbal, yang dilakukan Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Dodi Darjanto ke jurnalis SCTV Syamsuddin Tobone. Dodi menolak wawancara hanya karena alat yang digunakan Syamsuddin, handphone merek China.

BACA JUGA :  Ahmad Ali Siap Perjuangkan Kesejahteraan Petani Sulteng dengan Asuransi Pertanian 

“Kamera atau hanphone itu hanya alat. Yang lebih penting dari kerja jurnalis adalah pikiran dan keberpihakan pada kepentingan umum,” katanya menegaskan.

Dia pun mempertannyakan kepada oknum polisi itu, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang dibiayai dan diberi fasilitas dari pajak rakyat, apa yang sudah dilakukannya untuk kepentingan umum.

“Kawan-kawan jurnalis dengan berbagai macam dan tipe peralatannya, tidak menggunakan uang negara. Harusnya oknum itu lebih menghargai,” katanya.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Serahkan Santunan untuk Korban Kecelakaan Pesawat SAM Air

Dia pun meminta Kapolda Sulteng harus memberikan sanksi berupa teguran, dan memerintahkan oknum itu meminta maaf pada media secara umum, khususnya wartawan yang bersangkutan secara terbuka, agar dapat dijadikan pelajaran untuk semua.

Sebelumnya, insiden ini bermula ketika Syamsuddin Tobone, yang merupakan Kepala Biro SCTV Palu, hendak melakukan wawancara dengan Kombes Pol Dodi Darjanto di Tugu 0 Kilometer, Palu. dalam rangka meliput hasil operasi patuh Tinombala 2024 pada hari pertama.

BACA JUGA :  Wali Kota Palu Hadiri Peringatan HUT ke-74 Satpol PP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *