Dompet Peduli Amanatul Ummah Poso dan Satgas Ops Madago Raya Bersinergi Cegah Radikalisme

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Poso – Dompet Peduli Amanatul Ummah (DPAU) Poso, organisasi yang didirikan oleh Yayasan Wakaf Amanatul Ummah (YWAU) pada tahun 2018, telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung Satgas Ops Madago Raya 2024 untuk mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di Kabupaten Poso. DPAU Poso, di bawah kepemimpinan Basri Rahim, berfokus pada kegiatan pendidikan dan sosial kemanusiaan.

Pada Juni 2024, DPAU Poso mengadakan penggalangan dana untuk membantu korban bencana banjir di Kabupaten Parigi Moutong. Dalam aksi selama tiga hari, mereka berhasil mengumpulkan dana melalui orasi di jalan dan mengajak masyarakat Poso untuk turut berkontribusi. Posko bantuan, dipimpin oleh Syamsudin, didirikan untuk menerima dan menyalurkan bantuan kepada para korban.

BACA JUGA :  Pergatsi Kota Palu Dukung Penuh Turnamen Gateball Nunu Garden CUP I 2024

Selain bantuan bencana, DPAU Poso juga berencana menyalurkan beras kepada tenaga pengajar di lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan YWAU. Bantuan ini mencakup TPA/TK, SD/IT, MTs, dan Aliyah di wilayah Poso, Tojo Una-Una, dan Morowali Utara.

DPAU Poso menegaskan bahwa aktivitas mereka tidak terkait dengan paham intoleran dan radikal. Mereka aktif dalam penggalangan dana melalui berbagai cara, termasuk donasi dari masyarakat dan kotak amal. Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung operasional pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial kemanusiaan di bawah YWAU.

BACA JUGA :  Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Ketua DPAU Poso, Basri Rahim, menjelaskan bahwa organisasi ini awalnya bernama Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqoh (LAZIS) Amanatul Ummah, yang berdiri sejak 2013 dan berganti nama pada 2018 karena kendala pemenuhan mata anggaran.

Dalam pertemuan dengan Satgas Ops Madago Raya, Basri Rahim mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan untuk korban banjir. DPAU Poso berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta melakukan kegiatan deradikalisasi untuk mencegah berkembangnya paham radikal di Poso.

BACA JUGA :  Bawaslu Morut siap tindaklanjuti dugaan pelanggaran netralitas ASN

Satgas Ops Madago Raya menggandeng DPAU Poso untuk bersama-sama menjaga keamanan dan melakukan pencegahan terhadap paham radikal di kalangan masyarakat muslim di Poso. Situasi yang semakin kondusif diharapkan dapat terus dipertahankan melalui kerjasama yang baik antara kedua pihak.

DPAU Poso siap mendukung program pemerintah dalam memajukan pembangunan dan keamanan di wilayah Poso, dengan terus melakukan deradikalisasi dan edukasi di lembaga pendidikan yang mereka naungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *