Palu akan Terapkan Sistem BTS untuk Hadirkan Transportasi Ramah Lingkungan

waktu baca 2 menit
Wali Kota Palu, hadianto Rasyid saat lakukan kunjungan ke Provinsi Jawa Timur. (Humas Pemkot Palu).

Diksi.net, Palu – Pemerintah Kota Palu berencana menerapkan sistem Buy The Service (BTS) untuk menghadirkan layanan angkutan masal Bus Rapid Transit (BRT) di wilayahnya. Hal ini terungkap dalam kunjungan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid ke Provinsi Jawa Timur pada Senin, 22 April 2024.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari sistem BRT yang telah berjalan di Jawa Timur dan menjalin kerjasama dengan PT. Bagong Transport, penyedia jasa layanan BRT ternama.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, mengatakan sistem BTS dipilih sesuai dengan anjuran Kementerian Perhubungan RI. Sistem ini ditujukan agar menghadirkan angkutan kota ramah lingkungan, nyaman, aman, dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  PANTARLIH Akan Kunjungi Rumah Warga Untuk Lakukan Coklit

“Sistem BTS ini berbeda dengan pengadaan bus pada umumnya, Dalam sistem ini, Pemkot Palu tidak membeli bus, melainkan membeli jasa pelayanan dari PT. Bagong Transport,” jelas Trisno.

Kerjasama dengan PT. Bagong Transport meliputi penyediaan bus, pengemudi, bahan bakar, dan perawatan. Pemkot Palu hanya perlu menyiapkan halte dan bus stop, serta membayar biaya per kilometer bus yang beroperasi.

BACA JUGA :  Banjir Landa Desa Balinggi Jati Rendam Rumah Warga dan Lahan Pertanian

“Skema ini memungkinkan Pemkot Palu untuk fokus pada pengembangan infrastruktur dan regulasi. Sedangkan untuk operasional BRT akan diserahkan pada pihak profesional,” ujar Trisno.

Pada tahap awal, PT. Bagong Transport akan menyiapkan 24 bus medium dengan kapasitas 20-25 penumpang per bus. Bus-bus tersebut nantinya akan melayani tiga koridor utama, yaitu, Koridor Watusampu, Koridor Pantoloan dan Koridor Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu.

Pemilihan setiap koridor berdasarkan pertimbangan lokasi strategis yang dimaksudkan dapat menjangkau berbagai wilayah di Kota Palu.

BACA JUGA :  Antisipasi Pelaku Teror, Polresta Palu Perketat Penjagaan Keluar Masuk Mako

Pengembangan moda transportasi BRT ini merupakan bagian dari 53 program prioritas Pemerintah Kota Palu di bawah kepemimpinan Wali Kota Hadianto Rasyid dan Wakil Wali Kota, Reny A. Lamadjido. 

Harapannya, sistem ini dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi publik juga mendorong masyarakat Kota Palu agar beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, sehingga berkontribusi pada pengurangan emisi gas buang dan mewujudkan kota yang lebih hijau berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *