Peringatan IHAD, Pemkot Palu Ambil Andil Tanam Pohon

waktu baca 2 menit
Asisten 2 Setda Kota Palu Husaema menghadiri acara penanaman pohon dalam rangka memperingati hari air dunia ke 32 tahun 2024. (Foto : Istimewa).

Diksi.net, Palu – Wali Kota Palu diwakili Asisten 2 Setda Kota Palu Husaema menghadiri acara penanaman pohon dalam rangka memperingati hari air dunia ke 32 tahun 2024.

Kegiatan dilaksanakan di lokasi bendungan perbatasan antara desa Balane kabupaten Sigi dan kelurahan Duyu Kota Palu.

Dikegiatan tersebut hadir pula  Sekda Kabupaten Sigi, Nuim Hayat Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu dan para Kepala Balai lingkungan Provinsi Sulawesi Tengah, pejabat OPD Provinsi. 

Pelaksanaan Kegiatan Penanaman Pohon dalam rangka memperingati Hari Air Dunia (IHAD) Ke-32 yang diselenggarakan oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi III pada TA 2024, merupakan pelestarian alam dan menyangkut masa depan.

BACA JUGA :  Menyikapi Peristiwa Bentrok di Kota Bitung, Ketua FKUB Sulteng Angkat Bicara

“Selain itu juga kelanjutan hidup generasi yang akan datang. Meski perubahan iklim yang drastis, kita harus tetap optimis, bekerja secara produktif dan berkembang maksimal,” ungkap Asisten II Setda Kota Palu, Husaema, selasa (05/03/2024).

Pemerintah bersama masyarakat akan terus menyiapkan berbagai upaya pencegahan salah satunya dengan melakukan Penanaman Pohon.

Dalam rangka memperingati hari Air Sedunia yang diperingati pada 22 Maret 2024 Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun ini memilih tema “Air untuk Perdamaian”.  

BACA JUGA :  Upik Ratolene Dukung Operasi Madago Raya untuk Stabilitas Keamanan Poso

Sementara untuk fokus utama tema  adalah kompleksitas isu air global yang dapat menciptakan perdamaian. Kedepan diharapkan dapat tercipta sebuah kondisi di mana air menjadi alat untuk mencapai perdamaian. 

“Hal ini merupakan langkah nyata untuk terus melakukan penanaman pohon bersama seluruh elemen masyarakat. Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah hadir, yang telah meluangkan waktunya dan memberikan kontribusi yang luar biasa, serta rekan-rekan yang tergabung d dalam pelaksanaan kegiatan ini, juga seluruh panitia pelaksanaan yang telah bekerja keras mewujudkan acara ini,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Bawaslu Sulawesi Tengah Siapkan Panwascam Hadapi Tahapan Kritis Pilkada 2024

Ia juga berkata, menanam pohon bukan hanya memiiki fungsi ekonomi, namun juga memiliki fungsi sosial dengan memberikan nilat edukatif sebaga tempat berkumpul yang nyaman dan tempat tinggal bagi manusia. Serta fungsi ekologis sebaga penghasi oksigen, pengikat sedimen, menjaga ketersediaan air dan sebagai habitat berbagei makhluk hidup dan sebagainya. 

Selain Itu pohon juga memiliki kemampuan menyerap karbon yang cukup elektif sehingga mampu menahan dampak laju perubahan iklim, sebagai bagian dari komitmen untuk menurunkan emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *