Faktor Jarak, Kota Palu Waspada PMK

waktu baca 1 menit
Pengambilan sampel darah pada ternak sapi yang terindikasi terpapar PMK, untuk selanjutnay dilakukan uji leb. (Foto : Redaksi Diksi).

Diksi.Net, Palu – Meningkatnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku yang menjangkit hewan ternak menjadi perhatian pemerintah dan dinas terkait. 

Hingga saat ini total 3 kabupaten se Sulawesi Tengah yang dinyatakan memiliki kasus aktif PMK, yaitu Kabupaten Donggala, Kabupaten Toli-toli dan Kabupaten Parigi Moutong. Sementata Donggala adalah Kabupaten dengan kasus aktif tertinggi yang diperkirakan berjumlah 1000-an lebih. 

BACA JUGA :  Pemerintah Kota Palu Raih Opini WTP untuk Ke-10 Kalinya

Kepala UPT Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, drh Erwin Hurudji menjelaskan pengambilan sampel di kelurahan Kabonena Kecamatan Ulujadi karena ditemukan sejumlah ternak yang terindikasi virus PMK. 

“Pengambilan sampel ini merupakan tindak lanjut dari hasil surveillance kita di Donggala. Dimana setelah dilakukan pengobatan, ditemukan ternak yang masuk ke daerah Kota Palu dengan jumlah cukup lumayan banyak,” jelas Erwin, Rabu (08/02/2023). 

BACA JUGA :  Sekot Palu Hadiri Penyerahan Pengesahan Kewarganegaraan untuk Guru Tua

Lebih lanjut, berawal dari hal tersebut tidak menutup kemungkinan akan ada hewan ternak yang terpapar PMK ditemukan di Kota Palu. 

Kepala UPT Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng mengatakan beberapa indikasi ternak terpapar PMK adalah hidung berbuih, mulut mengalami luka, memiliki air liur berlebih dan terdapat luka pada kuku kaki. 

BACA JUGA :  KPU Kota Palu Gelar Simulasi Sirekap untuk Persiapan Pilkada 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *