Targetkan Beroperasi 2027, Anwar Hafid Dorong Percepatan Embarkasi Haji Antara Palu

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Jakarta – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menemui Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia di Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026). Pertemuan strategis ini membahas percepatan pembangunan Embarkasi Haji Antara Palu yang ditargetkan mulai beroperasi penuh pada musim haji tahun 2027.

Langkah ini diambil Pemprov Sulteng untuk mematangkan seluruh persiapan teknis dan fasilitas pendukung agar calon jemaah haji asal Bumi Tadulako mendapatkan efisiensi dan kenyamanan selama proses pemberangkatan.

BACA JUGA :  Warga Blokade Jalan, Bentuk Protes Akan dilakukannya Pengukuran Ulang

Gubernur Anwar Hafid menjelaskan bahwa progres fisik dan dokumen pendukung Embarkasi Antara Palu saat ini telah mendekati rampung.

“Persiapan Embarkasi Antara Palu saat ini sudah mencapai sekitar 90 persen menjelang pelaksanaan ibadah haji,” ujar Anwar Hafid.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tinggal menunggu satu kali tahap survei verifikasi lanjutan dari tim Kementerian Haji dan Umrah untuk memastikan kelayakan seluruh fasilitas asrama dan penerbangan.

BACA JUGA :  OJK Bersama BEI Gelar Edukasi Pasar Modal

Keberadaan Embarkasi Antara Palu dinilai sangat krusial bagi efisiensi perjalanan ibadah haji warga Sulawesi Tengah. Selama ini, para calon jemaah harus menginap terlebih dahulu di Asrama Haji Balikpapan sebelum diterbangkan ke Tanah Suci.

Dengan memanfaatkan kesiapan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, jemaah dapat langsung terbang menuju embarkasi transit tanpa jeda menginap di luar daerah.

BACA JUGA :  Pasca Amblasnya Jembatan Buluri, BPJN Sigap Pasang Bailey

“Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah agar Embarkasi Antara Palu dapat terealisasi pada 2027. Kami berharap ikhtiar ini memberi kemudahan dan kenyamanan maksimal bagi para calon jemaah,” imbau Anwar Hafid.

Selain mempermudah warga Sulteng, fasilitas embarkasi antara ini diproyeksikan juga dapat dimanfaatkan oleh calon jemaah haji dari provinsi tetangga, seperti Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara.

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *