Wagub Sulteng Minta Disnakertrans Segera Mediasi Dugaan PHK Sepihak Buruh PT NNI

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, meminta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulteng bergerak cepat memfasilitasi mediasi antara Federasi Pertambangan dan Energi (FPE) KSBSI dengan manajemen PT Nadesico Nickel Industry (NNI).

Langkah ini diambil guna menyelesaikan perselisihan hubungan industrial terkait dugaan pemberangusan serikat pekerja (union busting) serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak di Kabupaten Morowali Utara.

Aspirasi tersebut diterima Wagub Reny saat menemui massa aksi FPE KSBSI yang menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu, Senin (21/9/2026).

BACA JUGA :  Ahmad Ali Kembalikan Formulir, PKB Sodorkan Sejumlah Nama Untuk Dampingi di Pilkada 2024

“Saya minta Dinas Nakertrans segera melakukan audiensi dan mediasi dengan pihak perusahaan. Kita harus duduk bersama untuk mengetahui persoalan yang sebenarnya dan mencari solusi terbaik,” tegas Reny.

Menanggapi tuntutan pembatalan PHK terhadap 22 anggota FPE KSBSI PT NNI, Reny memastikan pemerintah provinsi akan melihat persoalan secara objektif sembari menunggu hasil investigasi serta klarifikasi dari para pihak terkait.

BACA JUGA :  Yayasan Wakaf Amanatul Ummah Dukung Pencegahan Radikalisme di Poso Melalui Pendidikan

“Yang kita dorong adalah penyelesaian yang adil. Kita tunggu hasil investigasi, kemudian kita mediasi kedua belah pihak supaya persoalan ini mendapatkan solusi terbaik,” ujar Reny.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak ingin konflik ketenagakerjaan berlarut-larut tanpa kepastian hukum. Oleh karena itu, komunikasi sinergis antara buruh, perusahaan, dan pemerintah harus terus dibina dalam koridor hubungan industrial yang sehat.

BACA JUGA :  Wali Kota Palu Bahas Pemanfaatan Tanah Hibah di Pengawu dan Bayaoge

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berjanji akan mengawal seluruh proses penyelesaian hingga tuntas. Wagub Reny juga meminta perangkat daerah melaporkan setiap perkembangan di lapangan secara berkala.

Turut mendampingi Wagub dalam pertemuan tersebut di antaranya Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dr. Rosmiyadi, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Hidayat Pakamundi, serta Kepala Disnakertrans Provinsi Sulteng Muhammad Syahrul Syam.

Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *