Pelayanan Rakyat Tak Kenal Efisiensi! ASN Diminta Optimalkan Pelayanan

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid menekankan pentingnya kreativitas dan kinerja maksimal bagi aparatur sipil negara (ASN) meski tengah dilakukan efisiensi anggaran.

“Walau sulit, kita tidak boleh berhenti berkreasi karena pelayanan rakyat tidak kenal efisiensi,” tegas Gubernur Anwar Hafid, di Aula Rumah Jabatan Siranindi, Senin (11/5/2026).

Dalam arahannya, Anwar Hafid menjelaskan bahwa seorang birokrat harus memiliki dua karakter utama. Pertama, mampu melakukan hal luar biasa meski berasal dari orang biasa. Kedua, harus menghadirkan manfaat nyata dalam setiap kebijakan dan tindakan yang diambil.

BACA JUGA :  UIN Datokarama dan DPRD Sulteng Bersinergi Tingkatkan Pendidikan

“Saya harap dua ciri ini ada dalam diri semua ASN,” pesannya.

Gubernur Anwar Hafid meminta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dilantik untuk segera mempercepat tiga agenda prioritas di lingkungan kerjanya masing-masing, yaitu Penyusunan data sektoral yang akurat, digitalisasi pelayanan dan inovasi pelayanan publik.

“Saya beri waktu enam bulan untuk menyiapkan tiga hal ini,” tegasnya. 

Menurut Anwar, kinerja kepala OPD akan dievaluasi berdasarkan ketiga indikator tersebut.

BACA JUGA :  Angka Kemiskinan Sulawesi Tengah Turun 0,73 Persen

Selain target kinerja, Gubernur juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem kerja yang sehat. Ia meminta seluruh kepala OPD menjaga kekompakan internal dan menghindari sikap pilih kasih atau memperlakukan pegawai tertentu sebagai “anak emas”.

Anwar Hafid juga menekankan evaluasi kedisiplinan pegawai secara berkala. Menurutnya, pegawai yang malas tidak boleh menerima tunjangan kinerja dalam besaran yang sama dengan pegawai yang rajin dan berdisiplin.

“Tolong tertibkan pegawai di tiap OPD. Penegakan disiplin harus lebih diperkuat,” serunya.

Gubernur Anwar Hafid mengakui bahwa proses seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama melalui mekanisme lelang jabatan bukanlah hal yang mudah. Bagi ASN yang belum terpilih, ia meminta agar tidak berkecil hati dan terus mempersiapkan diri.

BACA JUGA :  Puluhan Atlet Dilepas Untuk Berlaga di PON Beladiri 2025

“Pantang mundur dan jangan surut, karena roda pemerintahan terus berjalan dan akan dievaluasi. Sewaktu-waktu jabatan bisa kosong dan harus diisi oleh yang terbaik,” pungkasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang lebih responsif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

redaksi
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *