Kejurprov MTB Downhill Sulteng 2026 Siap Digelar, Total Hadiah Puluhan Juta!

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Palu – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) MTB Downhill Sulawesi Tengah 2026 dipastikan menjadi salah satu agenda olahraga bergengsi di daerah. Selain menghadirkan persaingan para pebalap terbaik, ajang ini juga berfungsi sebagai pemanasan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah.

Sekretaris panitia, Agus Triono Sastrowardoyo, mengatakan kejuaraan tersebut sengaja digelar untuk mempersiapkan atlet downhill yang akan tampil di Porprov. Ia menilai, ajang ini penting untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan kesiapan kompetitif atlet.

BACA JUGA :  DPRD Sulteng Setujui Ranperda APBD 2024 dalam Rapat Paripurna

“Ini dalam rangka pemanasan dan persiapan menuju Porprov,” ujar Agus.

Kejuaraan dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Juni 2026 di trek Bukit Uwetumbu, Palu. Lokasi tersebut dikenal memiliki lintasan yang menantang dengan panorama alam yang menarik, sehingga dinilai layak menjadi arena kompetisi tingkat provinsi.

Peserta tidak hanya berasal dari klub-klub kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, tetapi juga dari luar provinsi. Kehadiran rider dari daerah lain diharapkan dapat meningkatkan kualitas persaingan serta memberikan pengalaman bagi atlet lokal.

BACA JUGA :  BI Sulteng Siapkan Rp2,86 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idul Fitri 2026

“Peserta berasal dari klub kota dan kabupaten. Selain itu, ada juga peserta dari provinsi lain yang akan ikut serta,” kata Agus.

Dalam kejuaraan ini, panitia membuka sejumlah kategori, yakni Men Elite, Men Youth, Men Junior, Men Sport, Master A, Master B, Master C, serta Women Open.

Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp50 juta, disertai trofi dan penghargaan lainnya bagi para pemenang. Sementara itu, biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp350 ribu per peserta.

BACA JUGA :  Polda Sulteng Sita 109 Ton Pupuk Ilegal di Palu, Tersangka Ditahan

Dengan antusiasme peserta dari dalam maupun luar daerah, Kejurprov MTB Downhill Sulteng 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet serta mendorong perkembangan olahraga sepeda gunung di Sulawesi Tengah.

Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *