Yayasan Khalid Bin Walid Poso Dukung Pencegahan Paham Radikal

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Poso – Yayasan Khalid Bin Walid Kabupaten Poso menyatakan dukungan terhadap Satgas Operasi Madago Raya dalam upaya mencegah penyebaran paham intoleran dan radikal di wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Yayasan Khalid Bin Walid berdiri sejak September 2020 dan beralamat di Jalan Pulau Batam, RT 02/RW 01, Kelurahan Moengko Lama, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

Yayasan tersebut dibina oleh Syahrun Sonaru, sementara Ketua sekaligus pendiri yayasan adalah Ustaz Sugianto Kaimudin, yang akrab disapa Anto.

BACA JUGA :  Yayasan Amal Mutiara Insan Sigi Dukung Satgas Madago Raya Cegah Radikalisme

Selain bergerak di bidang sosial dan keagamaan, Yayasan Khalid Bin Walid juga tengah membangun Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Khalid Bin Walid yang berlokasi di Kelurahan Moengko Baru, Kecamatan Poso Kota. Hingga saat ini, pembangunan pondok pesantren tersebut masih dalam tahap pengerjaan asrama santri, sehingga belum terdapat aktivitas belajar mengajar.

Keberadaan yayasan dan rencana pendirian pondok pesantren tersebut mendapat dukungan dari masyarakat setempat, baik di Kelurahan Moengko Lama maupun Kelurahan Moengko Baru. Dukungan ini mencerminkan keterlibatan masyarakat dalam mendorong kegiatan keagamaan yang sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan.

BACA JUGA :  Wali Kota Palu Serahkan Bantuan CSR, Dorong Penguatan Forum TJSLBU

Satgas I Operasi Madago Raya menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Poso bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan lembaga pendidikan.

Dalam rangka mencegah berkembangnya paham intoleran dan radikal, khususnya di kalangan anak-anak usia dini yang rentan terpengaruh ideologi bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Satgas Operasi Madago Raya mengajak Yayasan Khalid Bin Walid untuk berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

BACA JUGA :  Anto Eks Napiter yang Kini Beternak dan Berkebun

Menanggapi hal tersebut, pihak Yayasan Khalid Bin Walid menyatakan keterbukaannya untuk bekerja sama dengan Satgas Operasi Madago Raya. Yayasan juga mengapresiasi upaya berkelanjutan yang dilakukan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah Kabupaten Poso.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *