Palu Sport Photography Galang Donasi Korban Bencana Lewat
Diksi.net, Palu – Ratusan warga memadati Lapangan Vatulemo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, dalam kegiatan olahraga yang dipadukan dengan aksi donasi untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). Dalam kegiatan yang berlangsung tiga hari itu, para peserta dapat berolahraga sekaligus memperoleh layanan foto dan video gratis dari komunitas Palu Sport Photography.
Sejak sore, suasana lapangan tampak meriah. Sejumlah fotografer muda dari berbagai komunitas di Palu berdiri di beberapa titik dengan kamera mereka, siap mengabadikan setiap momen olahraga warga. Aksi ini merupakan inisiatif Palu Sport Photography yang dipimpin Syakir.
“Kami memilih Lapangan Vatulemo dan Taman Gor Palu karena tempat ini selalu ramai. Semua orang datang untuk berolahraga, jadi kami ingin mengajak mereka berdonasi lewat cara yang sederhana dan menyenangkan,” ujar Syakir di lokasi kegiatan.
Menurut dia, setiap warga yang berdonasi melalui QRIS akan mendapatkan layanan foto dan video olahraga tanpa batas. Donasi dilakukan melalui papan QRIS yang dipasang di area lapangan dan terhubung ke rekening donasi yang diawasi bersama.
Warga yang ingin berpartisipasi cukup memindai QRIS, lalu mendekati para fotografer untuk diabadikan saat berolahraga—mulai dari berlari, senam, hingga permainan bebas.
Salah satu peserta, Wati (35), mengaku antusias. Ia datang bersama dua anaknya yang langsung mencoba berlari setelah berdonasi.
“Anak-anak senang sekali difoto. Hasil fotonya bagus-bagus. Saya juga senang bisa ikut membantu korban bencana,” kata Wati.
Kegiatan ini melibatkan puluhan fotografer muda dengan peralatan beragam, mulai dari kamera DSLR hingga mirrorless.
Hingga hari kedua, total donasi yang terkumpul telah mencapai belasan juta rupiah. Dana tersebut akan disalurkan kepada korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Antusiasme warga luar biasa. Ini menunjukkan kepedulian masyarakat Palu sangat tinggi,” kata Syakir. Ia menambahkan, seluruh laporan penggunaan dana akan dipublikasikan melalui akun media sosial komunitas untuk menjaga transparansi.



