SAR Morowali Evakuasi Penumpang Usai Kapal Bocor dan Tenggelam
Diksi.net, Morowali – Tim SAR gabungan Pos SAR Morowali berhasil mengevakuasi seluruh 24 penumpang dan awak KM Cahaya Sarifa yang tenggelam akibat kebocoran di Perairan Puungkoilu, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis dini hari (30/10). Operasi yang berlangsung cepat sejak laporan masuk pukul 04.03 WITA itu berakhir sukses dengan semua korban selamat dan diserahkan kepada keluarga pukul 10.00 WITA.
“Begitu menerima laporan dini hari, tim kami langsung bergerak. Alhamdulillah, 24 orang berhasil ditemukan selamat dan dievakuasi ke dermaga TPI Desa Matano.” Ujar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal.
Kecelakaan bermula ketika KM Cahaya Sarifa mengalami kebocoran parah sekitar pukul 02.00 WITA. Seluruh penumpang yang terdiri atas nahkoda, kru, dan warga setempat langsung menyelamatkan diri ke rakit darurat sambil menghubungi pemilik kapal, Haris Dunggio. Laporan segera diteruskan ke Pos SAR Morowali, memicu respons cepat tim rescue.
Pukul 05.00 WITA, personel tiba di Dermaga Puungkoilu untuk briefing, pengecekan peralatan, dan pembagian tugas sesuai SOP Basarnas. Hanya 20 menit berselang, tim SAR gabungan berangkat menggunakan KM Monas Parigi menuju lokasi kejadian. Pencarian intensif membuahkan hasil. Semua korban ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi.
Korban tiba di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Matano pukul 09.45 WITA. Operasi SAR resmi ditutup pukul 10.00 WITA, dan seluruh unsur potensi dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Daftar 24 Korban Selamat
Anas Alam (Nahkoda), Anas (KKM), Rahman, Ridwan, Musran, Ardi, Husein Mansi, Bahtiar, Hendra, Nofal Firmanto, Andi, Moh. Zulfikar, Mansur, Tengah Lahi, Jumaril, Ali, Firdaus Musita, Bonus Badu, Hamid, Iwanto, Imam, Aswar, Puji, dan Umar.



