Sekuel Kedua, “Dirty Vote o3” Dirilis Hari Ini!

waktu baca 2 menit
Feri Amsari, Bivitri Susanti, dan Zainal Arifin Muchtar. (foto : Dok Dirty vote).

Diksi.net, Jakarta – Kali ini sekuel kedua diberi judul “Dirty Vote o3” dan akan dirilis hari ini (19/10). Dirty Vote o3 berupaya membaca kartu-kartu politik oligarki, peta jalan, agenda, dan arah menuju otoritarianisme di Indonesia dengan mengakali dan penguatan kendali o3: “otot (politik)”, “otak (hukum)”, dan “ongkos (ekonomi).”

Sutradara yang sama, Dandhy Dwi Laksono mengatakan, film ini tak hanya merangkum keresahan umum yang sudah ada di media sosial, pemberitaan, atau hasil kajian. Juga memaparkan analisis berbasis riset untuk membaca arah perilaku rezim Prabowo-Gibran dan koalisi politiknya di masa depan.

BACA JUGA :  Komisi III DPR RI Minta Kedepankan Restorative Justice Untuk Permasalahan PT GNI

“Produksi film ini hendak mengajak publik untuk membaca kartu-kartu politik oligarki empat tahun sebelum berlangsungnya Pemilu 2029.”, lanjutnya.

Dirty Vote 2 dikerjakan secara kolaboratif antara jurnalis, peneliti, akademisi, para aktivis, hingga tim kreatif yang merangkainya menjadi tontonan yang tak akan membosankan meski berdurasi 4 jam.

Produser Film Joni Aswira mengungkapkan, secara teknis, pengarapan film tidak banyak berbeda dengan film Dirty Vote sebelumnya. Sebagaimana Eksplanatory Documenter yang menjadi khas Dirty Vote, presentasi akademik menjadi visual yang bercerita. Satu kejutan di film kedua ini, Tim DV memperkenalkan bintang film baru peneliti sekaligus ekonom muda.

BACA JUGA :  Jokowi Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Pembangunan

“Persiapan film kedua ini memakan waktu lebih panjang karena pembahasannya berangkat dari refleksi satu tahun pemerintahan prabowo – Gibran yang disederhanakan dalam tiga chapter o3 (otot, otak,ongkos),” katanya.

Merujuk Dirty Vote pertama, genre dokumenter presentasi akademik pertama kali diperkenalkan ternyata ditonton 30 juta lebih dari sejumlah kanal YouTube ketika itu.

BACA JUGA :  Koalisi Lintas Organisasi Pers Kecam Aparat Kepolisian yang bertindak Kejam pada Mahasiswa

“Karena itu kami optimis, empat jam durasi film Dirty Vote II o3 tetap akan dinanti publik sebagai film edukasi politik kewargaan.”, tutup Joni.

Sekuel kedua, berjudul “Dirty Vote o3” ditayangkan di kanal youtube Dirty Vote, pada 19 Oktober 2025, mengambil momentum sehari sebelum pemerintahan Prabowo-Gibran genap 1 tahun.

Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *